- Bentuknya pasangannya tak persis sama namun serasi. Ribuan sepatu di depan mesjid, pasangannya cuma satu.
- Saat dipakai berjalan gerakan bisa berbeda tapi tujuannya sama. Kiri-kanan !, kiri-kanan !
- Tak pernah nuntut untuk berganti posisi, namun saling melengkapi. Yang satu loncat, yang lain mengikuti.
- Selalu sederajat tak ada yang lebih rendah atau tinggi. Satu naik tangga pasangannya mengikuti
- Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.
Si Bapak tersenyum santai. “Ah, Anak muda ketahuilah, HARTA Cuma TITIPAN. NYAWA Cuma PINJAMAN. Allah bisa mengambilnya sewaktu-waktu.”
* Renungkanlah, Kehilangan tidak bisa pilih-pilih. Bisa kehilangan SIAPA SAJA, APA SAJA. Dan KAPAN SAJA. Musibah, rejeki, dan Berbuat Salah itu Qadar Allah yang pasti dialami. Syukurnya bagi orang iman diberikan cara menangkalnya. Dapat Musibah supaya Sabar dan istirjak. Dapat rejeki supaya Bersyukur. Berbuat Salah supaya segera Taubat. Intinya, Orang beriman tetap berbahagia menghadapi qadarnya....:) Aamiin YRA.......Salam