Senin, 09 Maret 2015

Positive Thinking

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju  ke sekoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum sekoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”
Sebagian besar murid-murid itu menjawab, “Aku benci kamu!” “Kamu tau aku buta!!” “Kamu egois!” “Nggak tau malu!”
Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab.  Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.
Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”
Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”
Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.
Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya  naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.  Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”
Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.
Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.
Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.
Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar,  mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.
Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolong Anda, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap Anda adalah sahabat.
Mereka yang sering mengontak Anda, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena Anda ada di dalam hatinya...
Suatu saat, kita harus tahu bahwa kadang yang tampak benar, brkl salah dan juga sebaliknya...

Kamis, 19 Februari 2015

Sepasang Sepatu

Seorang bapak tua hendak menaiki bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga bus, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Sementara itu pintu bus lalu tertutup dan bus langsung bergerak, sehingga si bapak tua tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Dengan tenang si bapak tua itu melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela. Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua ”Mengapa bapak melemparkan sepatu yang sebelah juga?”. Si bapak tua sambil tersenyum menjawab ringan, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya, itu sepatu baru dan bagus. Jangan sampai sepatuku kehilangan pasangannya. Sepatu adalah pasangan terbaik, coba perhatikan saja :

  • Bentuknya pasangannya tak persis sama namun serasi. Ribuan sepatu di depan mesjid, pasangannya cuma satu.
  • Saat dipakai berjalan gerakan bisa berbeda tapi tujuannya sama. Kiri-kanan !, kiri-kanan !
  • Tak pernah nuntut untuk berganti posisi, namun saling melengkapi. Yang satu loncat, yang lain mengikuti.
  • Selalu sederajat tak ada yang lebih rendah atau tinggi. Satu naik tangga pasangannya mengikuti
  • Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.
Si Anak muda masih penasaran. “Tapi bapak koq tidak kelihatan susah kehilangan sesuatu walaupun sepatu punya nilai yang tinggi?”.
Si Bapak tersenyum santai. “Ah, Anak muda ketahuilah, HARTA Cuma TITIPAN. NYAWA Cuma PINJAMAN. Allah bisa mengambilnya sewaktu-waktu.”
* Renungkanlah, Kehilangan tidak bisa pilih-pilih. Bisa kehilangan SIAPA SAJA, APA SAJA. Dan KAPAN SAJA. Musibah, rejeki, dan Berbuat Salah itu Qadar Allah yang pasti dialami. Syukurnya bagi orang iman diberikan cara menangkalnya. Dapat Musibah supaya Sabar dan istirjak. Dapat rejeki supaya Bersyukur. Berbuat Salah supaya segera Taubat. Intinya, Orang beriman tetap berbahagia menghadapi qadarnya....:) Aamiin YRA.......Salam

Kamis, 27 Januari 2011

Bahasa Indonesia vs Malaysia

* INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
* MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh (Menteri kurang ajar ini suka main Tuduh Menuduh)

* INDONESIA : Kementerian Agama
* MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa (yakin nih tak berdosa ?)

* INDONESIA : Angkatan Darat
* MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi (aduuh capek banget kayak gak ada kerjaan lain)

* INDONESIA : Angkatan Udara
* MALAYSIA : Laskar Angin-Angin (merasa kepanasan)

* INDONESIA : ‘Pasukaaan bubar jalan !!!’
* MALAYSIA : ‘Pasukaaan cerai berai !!!’……(Oh my goshhhh)

* INDONESIA : Merayap
* MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi ( Jangan gila dong..itu istrinya Pak Mi)

* INDONESIA : rumah sakit bersalin
* MALAYSIA : hospital korban lelaki ( bener juga sih….) Ha………ha.

* INDONESIA : telepon selular
* MALAYSIA : talipon bimbit

* INDONESIA : Pasukan terjun payung
* MALAYSIA : Aska begayut (bergayut di lengan yg kokohhhhhhhh …..kaleee)

* INDONESIA : belok kiri, belok kanan
* MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan ( Migrant..kaleee )

* INDONESIA : Departemen Pertanian
* MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam ( yuu marie….)

* INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
* MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah

* INDONESIA : gratis bicara 30menit
* MALAYSIA : percuma berbual 30minit (suka berbohong?)

* INDONESIA : tidak bisa
* MALAYSIA : tak boleh

* INDONESIA : WC
* MALAYSIA : tandas

* INDONESIA : Satpam/sekuriti
* MALAYSIA : Penunggu Maling (keekkekeke…maling doank yang ditungguin)

* INDONESIA : Aduk
* MALAYSIA : Kacau (ribet yaaah)

* INDONESIA : Di aduk hingga merata
* MALAYSIA : kacaukan tuk datar (jangan dikacaukan tuk tegak wakakaka)

* INDONESIA : 7 putaran
* MALAYSIA : 7 pusingan

* INDONESIA : Imut-imut
* MALAYSIA : Comel benar (baah…..!)

* INDONESIA : pejabat negara
* MALAYSIA : kaki tangan Negara

* INDONESIA :bertengkar
* MALAYSIA : bertumbuk

* INDONESIA : pemerkosaan
* MALAYSIA : perogolan

* INDONESIA : Pencopet
* MALAYSIA : Penyeluk Saku (kalo ngambilnya dari tas…apa dwonkkk? penyeluk tas?)

* INDONESIA : joystick
* MALAYSIA : batang senang (dildo ?)

* INDONESIA : Tidur siang
* MALAYSIA : Petang telentang (gak boleh tengkurap?)

* INDONESIA : Air Hangat
* MALAYSIA : Air Suam

* INDONESIA : Terasi
* MALAYSIA : Belacan (hm…sama dengan bahasa melayu )

* INDONESIA : Pengacara
* MALAYSIA : Peguam

* INDONESIA : Sepatu
* MALAYSIA : Kasut (temennya kasur )

* INDONESIA : Ban
* MALAYSIA : Tayar (Tonjok….kalo bahasa Jatim)

* INDONESIA : remote
* MALAYSIA : kawalan jauh (maksudnya bodyguard jarak jauh ?)

* INDONESIA : kulkas
* MALAYSIA : peti sejuk (weleh)

* INDONESIA : chatting
* MALAYSIA : bilik berbual (wwkkwkwk..bener juga…tempat para pembual)

* INDONESIA : rusak
* MALAYSIA : tak sihat

* INDONESIA : keliling kota
* MALAYSIA : pusing pusing ke bandar (kalau sering main ke Bandar togel..abis terus duitnya)

* INDONESIA : Tank
* MALAYSIA : Kereta kebal (suntik kale..)

* INDONESIA : Kedatangan
* MALAYSIA : ketibaan

* INDONESIA : bersenang-senang
* MALAYSIA : berseronok (Kena UU pornografi lhooo…)

* INDONESIA : bioskop
* MALAYSIA : panggung wayang (hahahahah … ….)

* INDONESIA : rumah sakit jiwa
* MALAYSIA : gubuk gila (Gubug Derita …kaleee)

* INDONESIA : dokter ahli jiwa
* MALAYSIA : Dokter gila (jadi sebenernya yang gila sapa….hehehe. ..)

* INDONESIA : narkoba
* MALAYSIA : dadah (?????….byeeeeee, bubyeee, papaiii)

* INDONESIA : pintu darurat
* MALAYSIA : Pintu kecemasan (Pintu Gelisah ….)

* INDONESIA : hantu pocongkkkkkk
* MALAYSIA : hantu Bungkus ( pesen 1, bang… pakai karet merah)

* INDONESIA : Kipas Angin
* MALAYSIA : Mesin Tiup (hehe….)
 
Indonesia : kantor
Malaysia : pejabat

Indonesia : kantor pusat
Malaysia : ibu pejabat

Indonesia : kalah
Malaysia : tewas

Indonesia : ikut campur
Malaysia : jaga tepi kain orang


OOT dikit...

ini bukan terjemahan, tapi satu kata bisa beda arti di Indonesia dan M'sia...

BUTUH
Indonesia : perlu
Malaysia : "anu"nya cowok

BANCI
Indonesia : waria
Malaysia : sensus penduduk

BUNTUT
Indonesia : ekor
Malaysia : pantat

SERONOK
Indonesia : porno, mesum
Malaysia : senang, gembira
 
sumber : forum.detik.com

Rabu, 26 Januari 2011

Mr Bean Bombastis

Mandiri

7 "Keajaiban" Tubuh Manusia

Bukan cuma bumi saja yang punya seven wonders of the world (7 Keajaiban). Tubuh manusia pun ternyata menyimpan banyak hal menakjubkan yang susah dijelaskan dengan logika. Dan Keajaibannya sangat susah dicari bandingannya. Terkadang kita kurang mensyukuri hal yang seharusnya lebih pantas kita nikmati.

1 The Golden Ratio.
Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku Da Vinci Code, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi (1:1,61) adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba deh perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan The Golden Ratio.

Dr. Stephen Marquardt bahkan telah membuat topeng kecantikan berdasarkan golden ratio ini, dan orang yang mempunyai struktur muka paling mendekati topeng ini adalah cewek yang sudah diakui kecantikannya, seperti Ratu Nefertiti. Tapi wajah kita juga bisa cocok ke dalam topeng golden ratio, kok. Soalnya, setiap kali kita tertawa, maka kita akan semakin mendekati ukuran phi tersebut. Makanya, jangan cemberut!

2 Sidik Lidah
Selain sidik jari, ternyata lidah kita juga mempunyai pattern unik yang tidak dimiliki orang lain. Hmm, jangan-jangan di masa depan kita akan bikin paspor dengan sidik lidah, nih.

3 Hidup dan Mati
Saat kita membaca tulisan ini, sebenarnya sedang ada sekitar 50 ribu sel yang mati di dalam tubuh kita. Tapi, di saat yang sama, lahir pula 50 ribu sel baru yang menggantikannya (kecuali di otak, yang tidak bisa menumbuhkan sel baru). Wow, ternyata tubuh kita aktif banget, ya? Di saat yang sama, untuk mencerna isi kalimat ini, pesan tersebut disampaikan ke otak dengan kecepatan mencapai 250 mil per jam!

4 Tempat Tinggal Bakteri
Satu orang manusia mempunyai organisme hidup yang lebih banyak daripada jumlah seluruh manusia di bumi. Soalnya, dalam 1 inci tubuh manusia, ternyata merupakan tempat tinggal bagi kira-kira 32 juta bakteria!

5 Kepanasan atau Kedinginan?
Pernah makan makanan panas dan dingin, kan? Seberapa pun panas atau dinginnya makanan tersebut, tapi lidah kita masih bisa menerimanya, tuh. Hal ini disebabkan karena mulut kita menyesuaikan suhu makanan tersebut menjadi suhu normal, sehingga akhirnya bisa kita telan. Maksudnya, si mulut akan mendinginkan si makanan panas, dan menghangatkan si makanan dingin. Wah, ternyata mulut kita tak ubahnya seperti microwave dan kulkas, nih.

6 Anti Keriput!
Selain bisa menghilangkan stress, ternyata tertawa juga bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Dan, menurut penelitian, anak-anak tertawa sekitar 300 kali setiap harinya, sementara orang dewasa cuma 15-100 kali saja tertawa. Ck ck ck, apa hidup mereka sedemikian beratnya, ya? Hehehe… Dan, nggak heran juga kalau orang dewasa itu jadi cepat terlihat tua. Soalnya, setiap 2000 kali wajah kita berkerut (misalnya karena kesal atau cemberut), maka muncullah segaris keriput. Makanya, jangan malas tertawa!

7. Kemampuan Memperbaiki Diri
Tubuh kita ternyata tak ubahnya seperti Claire Bennet di serial Heroes yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Soalnya, setiap luka kita pasti akan sembuh, dan tubuh kita mempunyai ”keajaiban” untuk membentuk bagian tubuh yang baru. Misalnya, kaki kita terluka karena terantuk batu. Lama-kelamaan, sel-sel di tubuh akan membentuk jaringan daging dan kulit baru untuk menutupi bekas luka tersebut. Namun demikian, ternyata ada satu bagian tubuh yang nggak bisa menyembuhkan dirinya sendiri, yaitu gigi. Kalau gigi kita (orang dewasa) copot, jangan harap akan tumbuh gigi baru.
 
sumber : blogspot.com

Jika HITLER ngomongin SBY